Begini Ketatnya Pengecekan Kendaraan Masuk ke Kota Pekanbaru Usai Lebaran

Personel Polresta Pekanbaru mengintensifkan pengecekan di posko penyekatan larangan mudik lebaran di perbatasan. Ini selaku prediksi penyebaran Covid- 19 di Riau usai Lebaran Idul Fitri.

Kepala Polresta Pekanbaru Komisaris Besar Nandang Mumin Wijaya berkata, arus kendaraan mengarah Pekanbaru sebagian hari usai lebaran lumayan padat.

” Tidak cuma yang tiba tetapi pula keluar dari Pekanbaru, salah satu yang jadi atensi merupakan jalan lintas barat yang menghubungkan Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar,” kata Nandang.

Di posko penyekatan ini, petugas mengecek tiap kendaraan yang hendak melewati posko penyekatan larangan mudik, tepatnya di persimpangan Garuda Sakti Jalur HR Soebrantas.

Kepolisian pula mengecek satu persatu kendaraan serta penumpangnya, apakah telah cocok dengan ketentuan syarat yang diberlakukan. Salah satunya pesan leluasa dari Covid- 19 ataupun hasil uji rapid antigen.

” Kami terus optimalkan guna posko penyekatan,” ucap Nandang.

Dia menuturkan, pengecekan di posko penyekatan tidak boleh kendur, walaupun telah H+3 lebaran. Malah, prediksi mesti maksimal sebab mobilitas warga bertambah.

Memohon Kesabaran https://www.alkisahnews.com

Kepada warga yang mengantre akibat pengecekan, Nandang mengimbau supaya bersabar. Warga dimohon tidak gampang emosi sebab dapat merugikan diri sendiri.

Nandang melaporkan, jalan barat ini memanglah senantiasa padat sebab ialah penghubung Riau dengan Sumatra Barat. Daerah ini pula jadi atensi peniadaan mudik lebaran.

” Pengecekan pula dioptimalkan pada jam- jam krusial ataupun jam yang banyak kendaraan melintas,” kata Nandang.

Tidak hanya pengetatan di posko penyekatan, jajaran Polresta Pekanbaru pula makin intens berpatroli di lokasi- lokasi yang berpotensi terbentuknya kerumunan, dengan target tempat keramaian, kafe, tempat nangkring serta sejenisnya.

” Itu masih berjalan terus tercantum penyekatan pada jalur yang ramai dilewati masyarakat,” kata Nandang.

Nandang pula mengimbau warga kota Pekanbaru buat kurangi mobilitas di luar rumah, bila tidak terdapat keperluan yang menekan. Warga lebih baik di rumah saja, sebab angka penyebaran Covid- 19 di Pekanbaru masih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *