Berartinya Registrasi Merk / pendaftaran merek serta Gimana Prosedurnya

Perdagangan di masa globalisasi ekonomi yang sudah menembus sekat- sekat batasan negeri, memerlukan proteksi terhadap Hak Kekayaan Intelektual(“ HKI”) ataupun Intellectual Property Rights(“ IPR”) paling utama dalam melindungi persaingan usaha yang sehat, berkeadilan, pelindungan konsumen, dan proteksi Usaha MIkro Kecil Menengah( UMKM) serta industri dalam negara, dan buat membagikan kepastian hukum serta keadilan atas karya- karya yang lahir dari hasil kreatifitas intelektual manusia,

HKI bisa dimaksud selaku hak ekslusif yang diberikan kepada tiap orang buat memakai ataupun membagikan izin kepada orang lain buat memakai atas karya- karya hasil olah fikir intelektualnya.

Ruang lingkup proteksi HKI di kelompokkan atas:

a)

Hak cipta serta hak terpaut( copyright and related rights);

b)

Hak kekayaan industri( industrial property rights) yang meliputi antara lain:

merk dagang( trademark); pendaftaran merek

gejala geografis( geographical indication);

desain industri( indutsrial design);

paten( patent);

desain tataletak sirkuit terpadu( layout- designs topographies of integrated circuit);

rahasia dagang( undisclosed information);

Indonesia ialah salah satu negeri yang turut mengharmonisasikan kesepakatan internasional tentang HKI serta setelah itu mewujudkannya dalam hukum nasional ialah, antara lain: UU RI Nomor. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang, UU RI Nomor. 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri, UU RI Nomor. 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, UU RI Nomor. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, UU RI Nomor. 13 Tahun 2016 tentang Paten, serta UU RI Nomor. 20 Tahun 2016 tentang Merk serta Gejala Geografis(“ UU Merk”).

Penafsiran Merk bagi UU Merk merupakan ciri yang bisa ditampilkan secara grafis berbentuk foto, logo, nama, kata, huruf, angka, lapisan warna, dalam wujud 2( 2) ukuran serta/ ataupun 3( 3) ukuran, suara, hologram, ataupun campuran dari 2( 2) ataupun lebih faktor tersebut buat membedakan benda serta/ ataupun jasa yang dibuat oleh orang ataupun tubuh hukum dalam aktivitas perdagangan benda serta/ ataupun jasa.

Baca Juga : Mengapa Anda Tidak Perlu Khawatir Tentang Rayap di Rumah Anda

Merk dibedakan atas:

Merk Dagang ialah Merk yang digunakan pada benda yang diperdagangkan oleh seorang ataupun sebagian orang secara bersama- sama ataupun tubuh hukum buat membedakan dengan benda sejenis yang lain;

Merk Jasa ialah Merk yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seorang ataupun sebagian orang secara bersarna- sarna ataupun tubuh hukum buat membedakan dengan jasa sejenis yang lain.

B.

Merk DILINDUNGI Lewat Registrasi( REGISTRATION)

Merk merupakan hak ekslusif yang diberikan negeri lewat proses registrasi ataupun permohonan yang diajukan oleh owner Merk. Dengan kata lain, proteksi terhadap merk cuma bisa diberikan apabila diajukan pendaftarannya ke Direktorat Jenderal Kekayaan RI. Perihal ini sebagaimana syarat Pasal 3 UU Merk yang mengatakan“ Hak atas Merk diperoleh sehabis Merk tersebut terdaftar”.

Oleh karenanya, dalam registrasi merk berlaku asas first to file ialah siapa yang mendaftarkan awal kali, dia yang berhak mempunyai Merk tersebut. Dalam bahasa yang lebih simpel, siapa yang mendaftarkan Merk lebih dulu serta setelah itu diberikan bertepatan pada penerimaan, hingga dia yang berhak atas merk tersebut. Sedangkan, pendaftar setelahnya yang mendaftarkan merk yang sama hendak terhalang buat mendapatkan hak atas merk tersebut.

Dengan mendaftarkan Merk, hingga sang owner Merk terdaftar diberikan hak ekslusif buat memakai sendiri mereknya ataupun berikan izin kepada pihak lain buat memakainya. Dengan hak ekslusif ini, Owner Merk terdaftar pula dapat melarang orang lain buat memakai Mereknya tersebut.

Banyak terjalin masalah sengketa Merk, dimana orang- orang yang telah lama mempunyai serta memakai Merek- nya dalam bidang perdagangan benda serta/ ataupun jasa, nyatanya sudah terdaftar ataupun didaftarkan atas nama orang lain, sebab karena lalai ataupun karena tidak ketahui kalau sesuatu merk wajib didaftarkan, ataupun karena lalai tidak melaksanakan perpanjangan jangka waktu proteksi Merk.

C.

PROSES Registrasi MEREK

Permohonan Registrasi Merk dikala bisa diajukan secara elektronik( online) oleh Owner Merk sendiri ataupun lewat kuasanya Konsultan Kekayaan Intelektual( Konsultan Merk).

Registrasi Merk secara online dicoba dengan melampirkan:

Etiket/ Logo/ Label Merk;

Bukti diri Pemohon, perseorangan ataupun tubuh usaha;

Pesan Kuasa, bila diajukan lewat Konsultan Merk;

Fakta Prioritas, bila diajukan dengan hak prioritas; dan

Membayar bayaran registrasi( PNBP)

D.

Merk YANG Bisa DIDAFTAR

Merk yang bisa didaftar merupakan Merk yang digunakan dalam perdagangan benda serta/ ataupun jasa yang mempunyai energi pembeda dengan merk lain yang sejenis dalam wujud ciri yang bisa ditampilkan secara grafis berbentuk:

a.

Wujud 2 ukuran serta/ ataupun 3 ukuran;

foto;

logo;

nama;

kata;

huruf;

angka;

lapisan warna;

b.

suara;

c.

hologram, atau

d.

campuran dari 2( 2) ataupun lebih faktor tersebut;

Terhadap Merk terdaftar yang setelah itu jadi nama Generik, permohonan Merk bisa diajukan dengan memakai nama Generik tersebut dengan meningkatkan kata lain sejauh terdapat faktor pembeda.

E.

Merk YANG TIDAK Bisa DIDAFTAR Serta DITOLAK

1.

Merk tidak bisa didaftar bila:

Berlawanan dengan pandangan hidup negeri, peraturan perundang- undangan, moralitas, agama, kesusilaan, ataupun kedisiplinan universal;

Sama dengan, berkaitan dengan, ataupun cuma menyebut benda serta/ ataupun jasa yang dimohonkan pendaftarannya;

Muat faktor yang bisa menyesatkan warga tentang asal, mutu, tipe, dimensi, berbagai, tujuan pemakaian benda serta/ ataupun jasa yang dimohonkan pendaftarannya ataupun ialah nama varietas tumbuhan yang dilindungi buat benda serta/ ataupun jasa yang sejenis;

Muat penjelasan yang tidak cocok dengan mutu, khasiat, ataupun manfaat dari benda serta/ ataupun jasa yang dibuat;

Tidak mempunyai energi pembeda; serta/ atau

Ialah nama universal serta/ ataupun lambang kepunyaan universal.

2.

Permohonan Merk ditolak bila Merk tersebut memiliki persamaan pada pokoknya ataupun keseluruhannya dengan:

Merk terdaftar kepunyaan pihak lain ataupun dimohonkan lebih dulu oleh pihak lain buat benda serta/ ataupun jasa sejenis;

Merk populer kepunyaan pihak lain buat benda dari/ ataupun jasa sejenis;

Merk populer kepunyaan pihak lain buat benda serta/ ataupun jasa tidak sejenis yang penuhi persyaratan tertentu; atau

Gejala Geografis terdaftar.

3.

Permohonan ditolak bila Merk tersebut:

Ialah ataupun menyamai nama ataupun singkatan nama orang populer, gambar, ataupun nama tubuh hukum yang dipunyai orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak;

Ialah tiruan ataupun menyamai nama ataupun singkatan nama, bendera, lambang ataupun simbol ataupun emblem sesuatu negeri, ataupun lembaga nasional ataupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang; atau

Ialah tiruan ataupun rnenyerupai ciri ataupun cap ataupun stempel formal yang digunakan oleh negeri ataupun lembaga Pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *