Sarang buatan penghasil propolis

lebah kecil bercorak gelap semacam lalat, keluar masuk bergantian. Koloni lebah tanpa sengat alias klanceng yang bernama ilmiah Trigona sp tersebut bersarang pada sepotong bambu kering.

Sarang itu disiapkan peternaknya di wilayah Subang, Jawa Barat. Masing- masing 6 bulan sekali madunya diambil dengan metode diremas- remas. Tidak hanya madu, ampas sarang lebah itu juga laku dijual sebab masih menyisakan bahan lain, ialah propolis.

Salah seseorang pembelinya merupakan Muhammad Yusuf Abduh dari Bandung. Dia terencana tiba ke situ sebab mau mengenali metode peternak lebah Trigona panen madu.

Sesungguhnya, dosen program riset Rekayasa Biologi di Sekolah Ilmu serta Teknologi Biologi Institut Teknologi Bandung itu lebih tertarik pada propolis yang dihasilkan lebah tersebut pada sarangnya.

Pulangnya, dia membeli ampas sarang lebah seberat satu kg itu dengan harga Rp600 ribu. Setibanya di Bandung, doktor berumur 33 tahun itu membiarkan ampas tersebut di tempat terbuka. Seminggu setelah itu ampas itu berjamur sebab terfermentasi.

Tidak puas dengan keadaan itu, lelaki berkacamata yang mendalami Metode Kimia semenjak S- 1 di ITB( 2006) sampai S- 3( 2015) di University of Groningen, Belanda, tersebut menjajal sarang lebah di dalam bambu. Sarang semacam itu pula dibelinya dari peternak lebah di Subang peluang usaha ippho santosa .

” Nyatanya membuka bambunya itu sulit banget,” kata ia dikala ditemui di Graha Manggala Siliwangi Bandung, Sabtu( 8/ 4/ 2017). Sehabis sarangnya dibuka, Yusuf wajib mengerok sedikit demi sedikit propolis yang melekat di dalam bambu.

Propolis yang diincarnya ialah semacam getah yang dikumpulkan oleh lebah dari bermacam tumbuhan, aliran getah, ataupun sumber botani yang lain. Getah itu yang digunakan buat menutupi celah kecil di sarang. Lebah menutup seluruh celah di sarang supaya terlindung dari ancaman pemangsa.

” Predator itu semacam semut, yang gelap kecil pula. Jika terdapat semut, lebah itu aku amati terbang menjauh,” ucapnya.

Semut warnanya doyan menyerbu sarang lebah Trigona. Sarang lebah dari bambu yang sempat dibawa Yusuf buat diteliti, sempat dikerumuni semut.

Baca Juga : Bersepeda di Ohio

” Karena di sarang lebah tidak cuma madu, namun terdapat bahan lain yang menarik atensi semut,” katanya.

Dia menebak propolis lebah yang melindungi celah- celah sarang di dalam bambu, lumer akibat terjemur matahari sehingga predator dapat berpesta pora. Alaminya, lebah cuma memiliki suatu lubang kecil selaku akses keluar serta masuk tanpa badan serta sayapnya tersangkut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *